THE TRUTH


Jane mengunjungi rumah Romy dan ia melihat Romy hanya terdiam di pojok kamarnya. Terlihat raut kelelahan di wajah Romy dan seperti ada beban berat yang ia tanggung.

"Kau ini kenapa Rom?" tanya Jane

Romy tak membalas jawaban sahabatnya itu, ia hanya memperlihatkan pandangan kosong.

"Jawab Rom, ada apa denganmu? apa yang terjadi?" tanya Jane kembali

Lagi - lagi Romy hanya terdiam dan bergumam pelan.

"Dengar! Aku bisa membantumu! Janganlah seperti ini!" bujuk Jane

"Tidak!!! Kau tidak bisa membantuku!" teriak Romy

"Mengapa? begitu besarkah masalahmu?" tanya Jane

"Hanya satu pintaku padamu! pergilah dari kamarku ini! Pergi!!!" teriak Romy kembali

"Aku heran padamu! apa ini semua karena gadis pirang itu?" ujar Jane

"Jangan bawa-bawa ia! Aku mohon aku mau tenang disini! Pergi dan tinggalkan aku sendiri!" Romy mengusir

Jane hanya bisa geleng - geleng kepala. Ia heran mengapa Romy bisa seperti ini. Ia pun memutuskan pulang ke rumahnya dan beristirahat.

Keesokan harinya, Jane datang kembali menemui Romy yang masih saja mematung di pojokan kamar.

"Tolonglah bersikap dewasa dan hadapi masalahmu!" ujar Jane

"Tapi Jane! baiklah aku akan memberitahukanm
u yang sebenarnya! agar kau tak menggangguku lagi!" ucap Romy

"Baiklah! cepat kau katakan padaku! apa masalahmu?" ujar Jane penasaran

"Sebenarnya kau itu sudah mati! waktu itu aku menaruh racun kuat di air mineralmu!" jawab Romy jujur

"Apa maksudmu?" tanya Jane tak mengerti

"Iya kau itu sebenarnya sudah mati! Tolonglah pergi kita sudah beda alam!" jawab Romy

"Tttaapii...!" ujar Jane gemetaran

"Apa?" tanya Romy

"Kau ingat saat tiba-tiba kau datang merebut botol minumku saat kau kehausan?" jawab Jane

"Aku ingat itu, jadi maksudmu?" Romy kebingungan

Tiba - tiba keheningan terjadi diantara mereka. Hingga Jane dikagetkan oleh suara dari belakangnya...

"Hei Jane! Sedang apa kau dirumah Romy?" tanya Sally

"Tttidak kok aku cuma ingin lihat - lihat saja!" jawab Jane

"Aku turut prihatin ya atas kepergian Romy! Romy adalah orang baik!" ujar Sally

"Iya aku tahu! Baiklah mari kita keluar dari rumah ini! biarlah rumah ini menjadi kenangan!" jawab Jane

Mereka berdua pun meninggalkan rumah itu diiringi senyuman kecil di bibir Jane.
 
-- Ends --
 
Source : Creepypasta Indonesia on Facebook
Stay and wait more :)

0 Response to "THE TRUTH"

Post a Comment

Komentar dengan link hidup akan dihapus.